DATA MAHASISWA ILMU TANAH



        Silahkan di lihat daftar Mahasiswa Agroekoteknologi Peminatan Ilmu Tanah dari tahun 2009-2012. Tapi maaf sebelumnya kalau angkatan 2011 datanya tidak ada. Karena tadi minta ke administrasi, memang datanya hilang atau tidak ditemukan (maklum administrasinya kan ganti sebelumnya).


DAFTAR NAMA-NAMA MAHASISWA AGROEKOTEKNOLOGI PEMINATAN TANAH
1. ANGKATAN 2009
NO.
NAMA
NIM
1
Niken Laraswati
05091007002
2
Rachmat Febri H
05091007005
3
Lusi Ulan Sari
05091007008
4
Raina Jelita
05091007009
5
Iin Widiastuti
05091007011
6
Tiara Dwi Sulistyani
05091007012
7
Oka Hardika Lompatan
05091007013
8
Fajar Prasasti Arisonta
05091007015
9
Sumitro Panjaitan
05091007022
10
Winda Putriana
05091007026
11
Hendra Saputra
05091007028
12
Citra Kori Utami
05091007032
13
Jaya Darmawan
05091007033
14
Mona Wijaya P
05091007044
15
Ayu Wulandari
05091007051
16
Buhyar Handala
05091007055
17
Dedy Irawan
05091007056
18
Dona
05091007058
19
Dedi Darma Lastian
05091007061
20
Riska Fitrah A
05091007064
21
Yuriah
05091007065
22
Meliya Sari
05091007068
23
Sri Hartini
05091007070
24
Galih Wahyu Pradana
05091007072
25
Doka Apda
05091007075
26
Teo Hardhady
05091007079
27
M. Arif Budiman
05091007080
28
Edi Susanto
05091007085
29
Dandy Pratama Putra
05091007089
30
Yulien Gunesti
05091007093
31
M. Rizky Januar S F
05091007102
32
Aysa Yulia
05091007107
33
Jantho Indra Sidauruk
05091007108
34
Tri Setiawan
05091007109
35
Rahayu Puspitasari
05091007114

ANGKATAN 2010
NO.
NAMA
NIM


1
Marwan Iskandar
05101007004

2
Adinda Ridho Tirta Saputra
05101007011

3
Agil Chandra
05101007016

4
Ilham Apriliya Wahyudi
05101007022

5
Arman Anuari
05101007025

6
Charina Almina Br Sembiring D
05101007028

7
Ferdy Oktaviyan
05101007030

8
Al Fattah Dimas Adi Nugrah
05101007035

9
Anggun Cahyatuti
05101007036

10
Acta Damera Hemmy
05101007040

11
Dwi Santri Anita
05101007041

12
Andy Widyansyah
05101007044

13
Rahmaliza
05101007045

14
Hendrik Immanuel S
05101007046

15
M. Bahariansyah P
05101007048

16
Tenggara Adi Nazari Harahap
05101007052

17
Angga Prasetya Mulya
05101007053

18
Masayu Aminah Marindra L
05101007054

19
Supriyadi
05101007056

20
Juliman Sl Lubis
05101007059

21
Andri Dani Landa
05101007064

22
Sondang Kriystawati Sitorus
05101007067

23
Oscar Harianto Pasaribu
05101007070

24
Purna Yudha B P
05101007071

25
Rosmalina
05101007072

26
Eko Dedi Septiaji
05101007073

27
Niss Venanti Ulfa C
05101007075

28
Al Ary Putra
05101007076

29
Hanna Rut Natalia Purba
05101007079

30
Bertha Yanny Friskila Silalahi
05101007082

31
Eva Harnes Putri
05101007090

32
Rika Kristiani Saragih
05101007099

33
Eka Yulia Bastari
05101007100

34
Royana Riah R Ginting
05101007107

35
Lina Marlina
05101007109

36
Hariadi Simatupang
05101007110

37
Septeni
05101007112

38
Irma Susanty Saragih
05101007114

39
Hayrunizar
05101007126


ANGKATAN 2011
(Kosong) 
ANGKATAN 2012
No
Nama
NIM


1
Widya Irmawati
5121007004

2
Resti Wulan Sari
5121007007

3
Maria Bungaran
5121007015

4
Koming Ayu Juliana S
5121007017

5
Beni Akbar Kurniawan
5121007020

6
M. Handayani
5121007021

7
Harina O Siagian
5121007023

8
Hadi Wicaksono
5121007026

9
Dorpaima Lumbangaol
5121007028

10
Sariful Mizan
5121007033

11
Beben T
5121007034

12
Bibit Asti Sukanti L
5121007037

13
M.Fariz Dawood S
5121007038

14
Firman A Sagala
5121007041

15
Artha Graha Sipayung
5121007042

16
M. Faruq Afif
5121007043

17
Diona Sika Sitio
5121007046

18
Widi Triyulianti
5121007050

19
M. Riko Ade Putra
5121007051

20
Yuli Helnna
5121007053

21
Tika Yesika Marpaung
5121007057

22
Jesika Manurung
5121007059

23
Jamin R Putra B
5121007060

24
Winda P Hutabarat
5121007061

25
Erwin Sarianto Purba
5121007063

26
Joe Turman Taringan
5121007067

27
Riris Eka Putri
5121007069

28
Verawaty Sinurat
5121007072

29
Indra Gumelar
5121007073

30
Widya N S T
5121007075

31
Annisa Isma Fitri
5121007080

32
Widya Priski Andini
5121007081

33
Asep Kurniawan
5121007084

34
Yulia Rahmawati
5121007085

35
Vira Addriyati A
5121007086

36
Rendy Kurnia Joan M
5121007088

37
Erita Mariana S
5121007089

38
Abdinta Albertho G
5121007095

39
Lestari nur Hidayat
5121007101

40
Mika Evelin
5121007103

41
Harry Mayang Koro S
5121007107

42
Alexander
5121007109

43
Ichsan Agung Prayoga
5121007112

44
Fernando Rumapea
5121007113

45
Ernita Butar-butar
5121007115

46
Weko Heryanto
5121007129

47
Anisa Nur Hasanah
5121007130

48
Helsi Yogan
5121007132

49
M. Kudus Perdana
5121007134

50
Zairi Reling Utomo
5121007135

51
Nickson Rumapea
5121007136





NO. NAMA NIM
1. AZLIA CHANDRA 05121407032
2. DIANA UTAMA 05121407022
3. NORATIO VALENTINA 05121407003
4. AYU REZKI 05121407015
5. A HAWARIY AL FUROQ 05121407017
6. DEDE MARHALISTIA 05121407002
7. MADE BUDIYASA 05121407013
8. RIDHO SEPERINTIS TOORAA 05121407026
9. LEXZA FAJRIAN 05121407010
10. M. CATUR AGUNG  05121407007
11. RIA PUSPA SARI 05121407016



































READMORE
 

SELAMAT KEPADA KAK ARDI DAN KAK DILA

Kami, segenap mahasiswa HIMILTA mengucapkan Selamat kepada kakak Ardiansyah Pratama dan Kakak Dila Aksani yang telah melaksanakan Ujian Akhir pada hari Senin, 23 Maret 2015. pagi sekitar jam 10.00 sampai selesai. Semoga lancar untuk kedepannya. ^_^

kiri ke kanan : Kak Eci, Kak Dila, Kak Ardi dan Kak Dawood. (foto diambil setelah melaksanakan ujian)
READMORE
 

TANYA JAWAB SEPUTAR JURUSAN TANAH

1. Apa sih yang dipelajari di Jurusan Ilmu Tanah ?
    Di Jurusan Ilmu Tanah ini kita tentunya akan belajar tentang Ilmu Tanah dan hal – hal yang bersangkutan dengan tanah maupun pertanian. Misal, Irigasi lahan pertanian, cuaca dan iklim, klasifikasi tanah, mikrobiologi tanah, kimia analitik, geologi dan mineralogy, pemetaan lahan, dsb. Belajar Ilmu Tanah ini termasuk mengasyikan terutama untuk kamu yang suka pendakian dan field trip. Karena di Ilmu Tanah ini kita akan banyak melakukan field trip atau perjalanan ke lapangan untuk mengambil sampel tanah (yang selanjutnya akan diteliti di laboratorium), penelitian lahan, penelitian cuaca/iklim, atau pemetaan lahan.

2. Terus bagaimana setelah lulus ? Kerjanya ngapain ?
    Kalau bicara lapangan kerja, Ilmu Tanah ini cukup luas lingkup pekerjaannya. Kita bias kerja di bidang pertanian, badan pertanahan nasional, perkebunan, surveyor tanah, peneliti, departemen lingkungan hidup, departemen pertanian, departemen kehutanan, pertambangan, perusahaan swasta, atau menjadi dosen/staf pengajar dan masih banyak lagi.
 Sumber : http://www.jurusankuliah.net/2013/09/jurusan-ilmu-tanah.html 

3. Bagaimana kualitas Staff Pengajar Ilmu Tanah Universitas Sriwijaya
    Jangan takut terhadap kualitas Dosen Ilmu tanah. Disini, dosennya sangat berkualifikasi. Kita akan diajari oleh Professor, Doktor. yang tentunya akan membuat kelas semakin menarik untuk proses belajar. Latar belakang pendidikan dosen juga sangat luar biasa, dan sebagian ada yang lulusan luar negeri seperti di Australia, Belgia, Belanda, Jerman dan lainnya. So, jangan bimbang milih Ilmu Tanah Universitas Sriwijaya sebagai pijakan masa depan anda.


READMORE
 

STRUKTUR KEPENGURUSAN HIMILTA BARU

     Segala Puji dan Syukur marilah kita panjatkan Kehadirat Allah SWT yang mana atas rahmatnya kita masih diberikan berbagai macam nikmat, seperti nikmat sehat, kesempatan,memperbaiki diri dan nikmat lainnya. Alhamdulilah,, akhirnya mimin dapat menyelesaikan pembuatan bagan Struktur Kepengurusan HIMILTA Baru. 
      Berikut nama-nama Pengurus :
Ketua Umum        : Indra Gumelar
Sekretaris Umum  : M Kudus Perdana
Bendahara Umum : Yulia Rahmawati
Biro Kestari           : Bibit Asti Sukanti Rahayu
Biro Dana Usaha   : Koming Ayu Juliana Sari
Medinfo                : Rendy Kurnia
PPSDM                 : Alexander
Senior                    : Abdinta A
Humas                   : Zairi Reling Utomo
Lindup                   : Ridho Seperintis Toora
    Harapan kami, tentu saja, semoga Pengurus baru dapat berkomitmen,bekerja dan mampu mengajak semua anggota HIMILTA untuk berkontribusi demi tercapainya HIMILTA Jaya..:)
#VSS (VIVA SOIL SOLID)
#JAYALAH JURUSAN TANAH


READMORE
 

TEKNOLOGI PUPUK DAN PEMUPUKAN


1. Pupuk dan Pemupukan

Pupuk adalah bahan pengubah sifat biologi tanah supaya menjadi lebih baik. Pupuk selain berfungsi menggemburkan tanah juga untuk membantu pertumbuhan tanaman.
( Anne Ahira,2004 ).
Pupuk adalah bahan bahan yang memberikan zat makanan kepada tanaman. Zat makanan ( hara ) tersebut berupa unsur kimia yang digunakan oleh tanaman untuk pertumbuhan dan mempertahankan pertumbuhannya ( Sudarmoto, AS, 1997 )
Pupuk merupakan sumber hara utama yang sangat menentukan tingkat pertumbuhan dan produksi tanaman. (Karama, 2007)
Pupuk adalah substansi yang ditambahkan pada tanah untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dan lahan). (Lakitan, 2007)
Pupuk sebagai sumber hara dapat diklasifikasikan menjadi :
a. Berdasarkan sumber asal-usul pupuk :
a.    Pupuk Organik (manure) : semua pupuk yang dibuat dengan menggunakan bahan dari sisa-sia metabolisme, organ hewan maupun tumbuhan. Contoh pupuk ini adalah : kompos daun, belotong tebu, kotoran hewan (kotoran padat maupun cair), dsb.

b.    Pupuk Kimia (fertilizer) : segala pupuk yang dibuat dari bahan-bahan mineral melalui proses pengolahan/sintesa yang dilakukan manusia.
 Jika kandungan pupuk organik relatif lebih sulit ditentukan dan bergantung dari sumber bahannya, maka kandungan pupuk kimia relatif lebih mudah diketahui dengan menghitung jumlah bahan-bahan penyusunnya.
 


B.    Berdasarkan bentuk fisik pupuk :
a.    Pupuk berbentuk padat : semua pupuk yang berbentuk butiran, kristal, remah, atau onggokan seperti batuan yang biasanya diberikan ke tanah atau media tanam, misalnya urea, NPK, MgO, MKP, DKP, Borate, dsb
b.    Pupuk berbentuk cair : semua pupuk yang berbentuk cair atau konsentrat yang biasanya diberikan dalam bentuk semprotan ke daun (foliar application)
C.   Berdasarkan komposisi penyusun pupuk :
a.    Pupuk tunggal : semua pupuk yang mengandung satu unsur hara utama saja (dalam bentuk persenyawaan), misalnya pupuk urea, pupuk TSP (Triple Super Phosphate), pupuk KCl (Kalium Chloride), pupuk MgO (Magnesium Oxide), pupuk Bo, dsb.
b.    Pupuk campur :  adalah campuran pupuk tunggal yang dicampur secara manual, misalnya urea discampur dengan TSP dan KCl. Pupuk campuran mempunyai tingkat keseragaman yang beragam karena dicampur secara manual, di sisi lain, tidak semua pupuk dapat dicampur satu sama lain. Beberapa pupuk campuran juga hanya dapat dilakukan untuk sekali aplikasi dan tidak dapat disimpan.
c.    Pupuk majemuk : semua pupuk yang mengandung minimum dua unsur utama yang saling diperlukan, misalnya pupuk NPK, NPK+CaMg, pupuk MPK, pupuk DKP, pupuk DAP, dsb.
d.    Pupuk majemuk khusus : adalah pupuk majemuk yang dibuat secara khusus, misalnya dalam bentuk tablet atau pellet. Pupuk jenis ini dibuat customized sesuai keinginan pemesan untuk memupuk tanaman tertentu, dengan harga satuan biasanya lebih mahal, dan efektifitas pemupukan masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
D.   Berdasarkan kandungan hara/nutrisi :
a.    Pupuk makro : semua pupuk yang mengandung unsur hara utama (primer maupun sekunder), yang sangat dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah banyak, misalnya pupuk yang mengandung hara N (nitrogen), P (phosphate), K (kalium), Ca (calcium), dan Mg (Magnesium)
b.    Pupuk mikro : semua pupuk yang mengandung hara mikro, yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah sedikit namun sangat memegang peranan dalam tumbuh kembang tanaman, misalnya pupuk yang mengandung hara Mn (mangan), S (sulfat), Fe (besi), Bo (boron), Si (silikat), Zn (seng), Ni (nikel), Co (kobalt), Cu (tembaga), Mo (molybdenum), Na (natrium), Al (alumunium), dan Cl (klor).
Pemupukan adalah tindakan memberikan tambahan unsur-unsur hara pada komplek tanah, baik langsung maupun tidak langsung dapat menyumbangkan bahan makanan pada tanaman. ( Anonymousb,2012).
 Pemupukan adalah hal yang diperlukan melengkapi unsur alami mineral dalam tanah untuk mempertahankan pertumbuhan tanaman secara optimum ( Collins,2009).
Cara pemupukan ada dua yaitu pada aplikasi pupuk kimia dan pupuk organik.
A.    Cara Aplikasi Pupuk Kimia
1.        Larikan
Caranya, buat parit kecil disamping barisan tanaman sedalam 6-10 cm. Tempatkan upuk didalam barisan tersebut, kemudian tutup kembali. Pada jenis pepohonan, larikan dapat dibuat melingkar disekeliling pohon dengan jari-jari 0,5-1 kali jari-jari tajuk. Pupuk yang tidak mudah menguap dapat langsung ditempatkan di atas tanah
2     Pemberian Secara Merata Diatas Permukaan Tanah
Cara ini biasanya dilakukan sebelum penanaman. Setelah penebaran pupuk lanjutkan dengan pengolahan tanah, seperti pada aplikasi kapur dan pupuk organik. Tidak disarankan untuk menebar pupuk urea karena sangat mudah menguap.
3     Pop Up
Caranya, pupuk dimasukkan ke lubang tanaman benih atau bibit. Pupuk yang digunakan harus memiliki indeks garam yang rendah agar tidak merusak benih atau biji. Lazimnya, menggunakan pupuk SP 36, pupuk organik atau pupuk slou release.
4     Penugalan
Caranya, tempatkan pupuk ke dalam lubang disamping tanaman, sedalam 10-15 cm. Lubang tersebut dibuat dengan alat tugal. Kemudian setelah pupuk dimasukkan, tutup kembali lubang dengan tanah untuk menghindari penguapan.
5     Fertifasi
 Pupuk dilarutkan dalam air dan disiramkan pada tanaman melalui air irigasi. Lazimnya, cara ini dilakukan tanaman yang pengairannya menggunakan sistem sprinkle
b. Cara Aplikasi Pupuk Organik
1.        Penebaran pupuk organik sebaiknya diikuti dengan pengolahan tanah seperti pembajakan atau penggemburan tanah agar pupuk organik dapat mencapai lapisan tanah yang lebih dalam.
2.        Pemberiaan pupuk organik dengan dosis kecil tetapi sering lebih baik daripada dosis banyak yang diberikan sekaligus
3.        Pada media tanam pot, perbandingan antara kompos dan tanah yang ideal adalah 1:1. Sementara itu, perbandingan pupuk kandang dan tanah yang ideal adalah 1:3
4.        Jika harus menggunakan pupuk organik yang belum terurai sempurna harus diberi jeda waktu antara pemberian pupuk organik dan penanaman bibit yaitu minimal satu minggu. (Novitan, 2002).
 Bentuk-bentuk pupuk yaitu :
A.      Pupuk Cair
Untuk memudahkan unsur hara dapat diserap tanah dan tanaman bahan organik dapat dibuat menjadi pupuk cair terlebih dahulu. Pupuk cair menyediakan nitrogen dan unsur mineral lainnya yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman
B.       Pupuk Padat
Untuk membantu pertumbuhan tanaman dapat dilakukan dengan pupuk yang padat. Pupuk padat lebih lama untuk diserap tanaman. Karena harus diubah dan mencampur dahulu didalam tanah agar dapat dimanfaatkan dengan baik ( Hardjowigeno,2004 )

B.       Pupuk Organik dan Pupuk Organik Cair (POCA)
Pupuk organik ialah pupuk yang berupa senyawa organik. Kebanyakan pupuk alam tergolong pupuk organik ( pupuk kandang, kompos, guano ). Pupuk alam yang tidak termasuk pupuk organik misalnya rock phosphat, umumnya berasal dari batuan sejenis apatit (Ca3(PO4)2). Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari pelapukan sisa-sisa makhluk hidup seperti tanaman, hewan dan manusia, serta kotoran hewan. Pupuk Organik umumnya lebih unggul dibandingkan pupuk anorganik (Marsono, 2000).
Pupuk organik adalah pupuk kandang, pupuk hijau dan kompos. Pupuk kandang merupakan pupuk yang berasal dari kotoran hewan yang dapat digunakan apabila telah dikeringkan dan proses pelapukannya (dekomposisi) telah sempurna. Pupuk hijau berasal dari tanaman berpolong dan kacang-kacangan. Sedangkan kompos merupakan jenis pupuk yang berasal dari sisa-sisa bahan tanaman yang telah mengalami penguraian (dekomposisi) (Saktiyono, 2008).
Pupuk Organik Cair (POCA) adalah larutan hasil dari pembusukan bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan dan manusia yang kandungan unsur haranya lebih dari 1 unsur. Bagi peenggemar tanaman, dengan bertanam mereka akan mendapatkan kepuasan batin dan ketentraman. Aktifitas ini bisa menghasilkan uang bila ditekuni lebih mendalam. Untuk menghasilkan tanaman yang baik dan subur tentu diperlukan asupan gizi yang cukup. Hal ini dapat diperoleh dengan pembuatan POCA.
Kelebihan POCA adalah dapat secara cepat mengatasi defisiensi hara, tidak bermasalah dalam pencucian hara dan mampu menyediakan hara secara cepat. POCA ini tidak merusak tanah walaupun digunakan sesering mungkin. Larutan ini juga memiliki bahan pengikat sehingga dapat langsung diberikan ke permukaan tanah dan digunakan oleh tanaman.POCA selain berfungsi sebagai pupuk dapat sebagai aktivator untuk membuat kompos.
Manfaat POCA diantaranya adalah :
·         Untuk menyuburkan tanaman
·         Untuk menjaga stabilitas unsur hara dalam tanah
·         Untuk mengurangi dampak sampah organik di lingkungan sekitar

Keunggulan POCA adalah :
·         Mudah, murah
·         Tidak ada efek samping
·         Modal yang dibutuhkan relatif lebih kecil.
·         Peralatan dan mesin yang dibutuhkan relatif lebih sederhana dan murah.
·         Proses pembuatan lebih mudah.
·         Skala produksi bisa kecil atau sampai besar.
·         Margin keuntungan besar
Kekurangan POCA adalah :
·         Perlu ketekunan dan kesabaran tinggi
·         Hasilnya kurang banyak
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih pupuk organik cair yang baik sebelum kita mencobanya adalah :
1.      Pupuk organik cair yang baik pasti akan mengandung agensia hayati (mikroorganisme) yang menguntung tanaman terutama agensia hayati pengikat Nitrogen dan pengurai Phospat dan kalium
2.      Pupuk organik cair yang baik pasti akan mengandung Unsur hara makro terutama NPK, karena ketiga unsur tersebut merupakan unsur hara yang wajib ada dan dibutuhkan tanaman cukup banyak.
3.      Selain mengandung unsur hara makro pupuk organik yang bagus pasti akan mengandung unsur hara mikro, karena unsur hara mikro sangat diperlukan tanaman walaupun walaupun jumlahnya sedikit
4.      Pupuk organik cair yang baik biasanya juga mengandung hormon atau ZPT.
5.      Pupuk organik cair yang bagus pasti akan mencantumkan kandungan C organiknya
6.      Pupuk organik cair yang baik akan mencantumkan tingkat keasamannya (pH nya).
7.      Pupuk organik cair yang baik akan mencantumkan ijin resmi dari kementrian pertanian, biasanya akan tercantum dalam kemasannya (merupakan nomor ijin dari surat yang dikeluarkan kementrian pertanian )
8.      Pupuk organik cair yang baik bagi petani akan memiliki harga jual yang realistis (tidak terlalu mahal). 


READMORE